Informasi Terbaru
Home / Informasi / Pelatihan Usg Untuk Bidan

Pelatihan Usg Untuk Bidan

Pelatihan Usg Untuk Bidan ini mengarahkan peserta pelatihan dalam memahami pentingnya pemeriksaan USG transvaginal untuk menentukan apakah janin viabel atau nonviabel dan dalam membedakan antara kehamilan intrauteri, ekstrauteri, mola, atau missed abortion. Jika perdarahan berlanjut, ulangi pemeriksaan USG dalam tujuh hari kemudian untuk mengetahui viabilitas janin. Jika hasil pemeriksaan meragukan, pemeriksaan dapat diulang 1-2 minggu kemudian. USG dapat digunakan untuk mengetahui prognosis. Pada umur kehamilan tujuh minggu, fetal pole dan aktifitas jantung janin dapat terlihat. Aktivitas jantung seharusnya tampak dengan USG saat panjang fetal pole minimal 5 mm. Bila kantong gestasi terlihat, keguguran dapat terjadi pada 11,5% pasien. Kantong gestasi kosong dengan diameter 15 mm pada usia tujuh minggu dan 21 mm pada usia gestasi delapan minggu memiliki angka keguguran 90,8%. Apabila terdapat yolk sac, angka keguguran 8,5%; dengan embrio 5 mm, angka keguguran adalah 7,2%, dengan embrio 6-10mm angka keguguran 3,2%, dan apabila embrio 10mm, angka keguguran hanya 0,5%.

Angka keguguran setelah kehamilan 14 minggu kurang lebih 2,0%. Didalam Pelatihan Usg Kebidanan ini dijelaskan pula mengenai perihal pemeriksaan ukuran kantong gestasi transvaginal yang berguna untuk menentukan viabilitas kehamilan intrauteri. Diameter kantong rata-rata lebih dari 13 mm tanpa yolk sac atau diameter rata-rata lebih dari 17mm tanpa mudigah diprediksikan nonviabilitas pada semua kasus dengan spesifisitas dan nilai prediksi positif 100%. Adanya hematoma subkorionik tidak berhubungan dengan prognosis buruk. Bradikardia janin dan perbedaan antara usia kehamilan berdasarkan HPHT dengan hasil pemeriksaan USG menunjukkan prognosis buruk.

Data prospektif menyebutkan, bahwa jika terdapat satu diantara tiga faktor risiko (bradikardia janin, perbedaan antara kantung kehamilan dengan panjang crown to rump, dan perbedaan antara usia kehamilan berdasarkan HPHT dan pemeriksaan USG lebih dari satu minggu) meningkatkan presentase kejadian keguguran dari 6% menjadi 84%. Penelitian prospektif pada umumnya menunjukkan presentase kejadian keguguran 3,4-5,5% jika perdarahan terjadi setelah jantung janin mulai beraktivitas, dan identifikasi aktivitas jantung janin dengan USG di pelayanan kesehatan primer memberikan presentase berlanjutnya kehamilan hingga lebih dari 20 minggu sebesar 97%. Itulah sebagian penjelasan materi dari Pelatihan Usg Untuk Bidan.

About admin

Check Also

Info Pelatihan Usg Bidan

Info Pelatihan Usg Bidan yang ada di kota bandung berlokasi di Perum Manglayang Regency Blok …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *